You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gerimis Tak Surutkan Antusias Warga Rayakan Tahun Baru di SCBD
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Gerimis Tak Surutkan Antusias Warga Rayakan Tahun Baru di SCBD

Perayaan malam tahun baru di kawasan SCBD Lot 1, Jakarta Selatan, berlangsung meriah meski diguyur gerimis pada Rabu malam, (31/12).

"rasanya jadi lebih bermakna,"

Mengusung tema Rangkul Keragaman, Rawat Harapan, panggung hiburan tetap dipadati warga yang datang untuk menikmati rangkaian acara hingga hitung mundur pergantian tahun.

Ancol Sudah Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung di Malam Tahun Baru

Tanpa pesta kembang api, perayaan tahun ini dikemas lebih sederhana sebagai bentuk simpati terhadap bencana yang terjadi di Sumatra.

Pantauan Beritajakarta, warga tampak antusias menyaksikan penampilan sejumlah band pengisi acara sejak pukul 19.00 WIB, di antaranya NM Band, Stereowall, Robokop, Shakira Jasmine, dan Moluccan Soul.

Absennya kembang api tidak mengurangi kemeriahan acara. Warga tetap menikmati hiburan yang disajikan. Penonton tetap bertahan di sekitar panggung meski hujan ringan turun. Sebagian berjoget dan bernyanyi bersama, sementara lainnya menonton dari balik payung, jas hujan, atau berteduh di area sekitar panggung.

Priska (35), warga Pamulang, Tangerang Selatan, mengaku sengaja datang ke SCBD menggunakan MRT karena tarifnya digratiskan saat malam tahun baru. Ia menilai perayaan kali ini terasa berbeda karena tanpa kembang api.

“Biasanya nunggu kembang api, tapi tahun ini enggak ada. Tapi enggak apa-apa karena itu bentuk empati buat saudara-saudara kita yang kena bencana di Sumatra, rasanya jadi lebih bermakna. Pemprov DKI tetap ngasih hiburan, tapi dengan cara yang lebih berasa empatinya,” ujarnya.

Sementara itu, Fatan (40), warga Duren Sawit, Jakarta Timur, menilai perayaan malam tahun baru kali ini memiliki nuansa solidaritas yang kuat. Selain hiburan musik, rangkaian acara juga diisi dengan doa bersama lintas agama dan penggalangan donasi.

Menurutnya, malam tahun baru tidak selalu harus dirayakan dengan pesta besar, melainkan juga bisa menjadi momentum refleksi dan kebersamaan.

“Ini bukan cuma perayaan, tapi juga bentuk kepedulian. Buat saya ini malam tahun baru yang enggak biasa, tapi justru lebih berkesan karena ada rasa solidaritas untuk Indonesia,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1487 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1234 personFakhrizal Fakhri
  3. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1132 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

    access_time24-09-2026 remove_red_eye952 personFolmer
  5. Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

    access_time25-09-2026 remove_red_eye885 personNurito